Search
Close this search box.

Dampak Peradaban Kapitalisme : Perancis akan Melarang Penggunaan Kerudung kepada para Pendamping Murid pada Kegiatan Study-tour

Dewan Senat Prancis memvoting suara Rencana Undang-undang baru pelarangan para pendamping murid selama study-tour untuk menggunakan kerudung, dengan alasan bahwa kerudung merupakan salah satu simbol agama yang bertentangan dengan konsep sekulersime. Kebijakan ini  berdasarkan UU Maret 2004 yang berpijak pada ideologi sekulerisme bagi sekolah-sekolah negeri di Prancis. Oleh karena itu, kantor pusat media Hizbut Tahrir di bumi suci Palestina menegaskan pada ulasan pers di siaran situs webnya : Bahwa politikus Barat akan melakukan beragam cara untuk merancang undang-undang yang melarang dan mengkriminalisasi kerudung, meskipun mereka terus menyuarakan dan menggemborkan kebebasan individu, namun itu tidak berlaku untuk satu hal yaitu apabila hal tersebut merupakan salah satu penampakan dari ajaran Islam.

Kritik diarahakan : Sungguh telah jelas bahwa kebebasan yang diagung-agungkan serta diserukan peradaban Barat untuk perempuan hanya kebebasan untuk bertelanjang. Adapun untuk mentutupi aurat perempuan dan menjaga kemuliannya sebagaimana yang diperintahkan Islam, maka itu adalah perkara yang tidak mampu dilakukan oleh Barat, karena di dalamnya terdapat kontradiksi dengan filosofi Barat terhadap perempuan dan perannya di dalam masyarakat. Karena bagi mereka perempuan itu dianggap sebagai komoditi yang nilainya itu akan semakin tinggi jika ia semakin membuka tubuhnya dan memasarkan kecantikannya. Falsafah yang cacat ini telah menyerret Eropa kepada malapetaka yang mengakibatkan para wanita tidak menikah dan melahirkan. Maka tersebarlah kekejian, dan bangunan keluarga pun hancur. Dengan begitu Eropa seolah menjadi orangtua yang lemah yang tak mungkin lagi mengembalikkan lagi kemudaannya.

Komentar mempertanyakan : Apakah kaum Muslimin menyadari bahaya berjalannya para penguasa mereka bersama Barat dan mereka pun ikut menandatangi berbagai macam kesepakatan, salah satunya perjanjian Cedaw seperti yang telah ditandatangani penguasa Palestina pada tahun 2014? Pada dasarnya Barat tidak menginginkan kebaikan dan tidak akan sanggup melihat wanita mulia yang terjaga layaknya mutiara yang berharga dan begitu mahal. Mereka tak lain hanya ingin wanita itu menjadi komoditi yang murah yang akhir usia tuanya di panti jompo, yang tidak akan ditanyakan dan tidak dikenal oleh siapapun. Komentar ini diakhiri dengan keras : Bahwa semua kebaikan itu hanyalah terdapat pada Islam, yang telah memuliakan wanita dengan perundang-undangan yang berasal dari langit, yang menjunjung tinggi kedudukan wanita, serta menjamin hak-haknya dengan membolehkannya untuk berlomba dengan kaum lelaki dalam ketaatan. Perempuan juga merupakan pilar bagi keluarganya yang mana dengan pilar itu keluarga akan diliputi dengan ketentraman, yang efektif dalam membangun masyarakat Islami yang mendapatkan petunjuk. Maka pangkal segala keburukan tak lain karena ketundukkan terhadap Barat, baik dari sisi politik ataupun pemikirannya.
️️️️️️️

Visits: 0

Tags

Bagikan tulisan ini

Tulisan menarik lainnya...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Category

Gabung Channel Telegram